Katingan Kuala — Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMK Negeri 1 Katingan Kuala resmi diberlakukan mulai Senin (12/10/2026). Langkah ini diambil pihak sekolah guna merespons kondisi kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti kawasan Katingan Kuala. 

Kebijakan pembelajaran daring tersebut diterapkan khusus bagi murid kelas X ATPH-1, X ATPH-2, XI ATPH-1, dan XI ATPH-2. Seluruh murid dari keempat kelas Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura tersebut mengikuti jalannya kegiatan belajar mengajar dari rumah masing-masing menggunakan aplikasi Zoom Meeting. Sementara itu, para guru tetap hadir di lingkungan SMK Negeri 1 Katingan Kuala untuk memandu dan memfasilitasi proses PJJ.

   

   

Jadwal pembelajaran daring berjalan sesuai agenda sekolah, dimulai pukul 07.00 hingga 12.10 WIB. Keputusan ini ditempuh demi menjaga kesehatan serta keselamatan murid dari paparan asap karhutla yang berisiko mengganggu pernapasan.

Mengenai keberlanjutan proses belajar mengajar untuk esok hari, pihak sekolah akan terus memantau kualitas udara di wilayah Katingan Kuala. Apabila tingkat kepekatan kabut asap masih sama parahnya dengan hari ini, maka PJJ akan diperpanjang. Namun, jika kondisi udara membaik dan kabut asap hilang, kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah akan kembali dilaksanakan seperti biasa.